Logo Dinas

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KAB. BENGKULU SELATAN

kepala-dinas-dikbud-kabupaten-bengkulu-selatan-sampaikan-ucapan-hari-bahasa-ibu-internasional

Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Bengkulu Selatan Sampaikan Ucapan Hari Bahasa Ibu Internasional

23 Februari 2026

Senin, 23 Februari 2026 - Dalam rangka memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional yang jatuh setiap tanggal 21 Februari, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya M.Pd., menyampaikan ucapan dan pesan kepada seluruh masyarakat, khususnya insan pendidikan di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan. 

Dalam pernyataannya, Lusi Wijaya, M.Pd. mengawali dengan menyampaikan salam dan penghormatan kepada seluruh masyarakat.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
 Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua.

Perkenalkan, saya Lusi Wijaya, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada momentum ini, marilah kita kembali mengingat agar tidak lupa untuk selalu menggunakan serta menjaga bahasa daerah kita.”

Beliau menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan bagian penting dari identitas dan warisan budaya yang harus senantiasa dipelihara. Bahasa ibu bukan hanya alat komunikasi, melainkan juga sarana pewarisan nilai-nilai luhur, adat istiadat, dan kearifan lokal yang membentuk karakter generasi penerus.

Menurutnya, pelestarian bahasa daerah perlu dimulai dari lingkungan keluarga, diperkuat di satuan pendidikan, dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian, bahasa daerah akan tetap hidup dan berkembang di tengah arus globalisasi serta kemajuan teknologi.

Sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang kaya akan keberagaman bahasa dan budaya, masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan diharapkan dapat terus menjaga dan melestarikan bahasa ibu sebagai wujud kecintaan terhadap budaya sendiri.

Mengakhiri pernyataannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Selatan menyampaikan, “Selamat Hari Bahasa Ibu Internasional.”

Melalui peringatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk terus menggunakan dan menjaga bahasa daerah sebagai warisan budaya yang bernilai tinggi, sehingga tetap lestari dan menjadi kebanggaan generasi kini dan mendatang.

float-help-btn